Kabupaten Muara Enim merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam sektor pertambangan batubara. Aktivitas pertambangan yang intensif dapat menyebabkan perubahan luas area tambang dari waktu ke waktu, yang berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan dan tata ruang wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi perubahan area pertambangan batubara di Kabupaten Muara Enim dan sekitarnya dengan menggunakan metode Cellular Automata (CA). Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memodelkan pola spasial dan dinamika perubahan lahan secara efektif. Data spasial dan peta penggunaan lahan historis digunakan sebagai input utama untuk memprediksi ekspansi area tambang di masa mendatang. Hasil prediksi menunjukkan bahwa metode Cellular Automata mampu menggambarkan pola perubahan lahan pertambangan dengan tingkat akurasi yang baik. Hasil prediksi dari pemodelan menggunakan Cellular Automata ini adalah aera pertambangan di Kabupaten Muara Enim mengalami perubahan luasan, tetapi prediksi perubahan luasan tersebut tidak mungkin tepat 100%, karena masih perlu dilakukan kajian secara ilmiah yang didasarkan pada data lapangan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelolaan tata ruang wilayah serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan lingkungan dan kebijakan pertambangan yang berkelanjutan di Kabupaten Muara Enim.
Copyrights © 2024