Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta-fakta sosial dewasa ini yang sangat miris, tentang dekadensi akhlak peserta didik pada seorang guru. Penelitian ini akan dilaksanakan di pesantren, Santri Madrasah ‘Aliyah Hamzanwadi Khusus Putri Nahdlatul Wathan Pancor Lombok Timur, NTB sebagai subjek penelitian data primer, adapun data sekunder ada nilai-nilai akhlak yang diajarkan berdasarkan kandungan dari Al-Qur’an Surah Luqman ayat 18-19. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kepatuhan para siswa atau tingkat aktualisasi nilai-nilai akhlak pada pesantren tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan adalah menggabungkan dua metode (mix method), yaitu penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pada penelitian kualitatif penulis menggunakan metode tafsir tahlili untuk mengnalisa penafsiran ayat 18-19 dari surah Luqman, dan pada penelitian kuantitatif penulis menggunakan aplikasi SPSS sebagai dasar melakukan studi Living Qur’an. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa santri madrasah ’Aliyah Hamzanwadi telah mengaktualisasikan nilai-nilai akhlak pada Qs. Luqman [31]: 18-19 yaitu dari total 202 santri terdapat 29% atau setara dengan 58 orang memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi, 57% atau setara dengan 115 santri tigkat sedang dan 14% atau setara dengan 29 orang dengan tingkat kepatuhan yang rendah. Dari hasil analisis korelasi antara variabel X (tingkatan kelas) dengan variabel Y (data demografi) terhadap tingkat kepatuhan santri hanya 1,8%.
Copyrights © 2024