Latar Belakang: Kerusakan gigi merupakan masalah kesehatan yang relatif umum terjadi pada anak-anak. Kerusakan gigi dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius, termasuk terhambatnya pertumbuhan, jika tidak segera ditangani. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tingginya kejadian karies pada anak usia 6-12 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karang Dapo tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik purporsive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian anak 6-12 tahun dan orang tua anak yang berkunjung ke Puskesmas Karang Dapo yang berjumlah 90 Orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan pendidikan, penghasilan, pengetahuan, kebiasaan makan manis, cara sikat gigi dan kualitas air bersih dengan kejadian karies pada anak usia 6-12 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karang Dapo tahun 2024. Hasil analisa multivariat memperlihatkan bahwa variabel cara sikat gigi merupakan variabel yang paling dominan terhadap Kejadian karies gigi. Saran : Di akhir penelitian di sarankan agar masyarakat di anjurkan agar melakukan pemeriksaan gigi anak secara rutin baik ke Puskesmas atau dokter gigi dalam upaya pencegahan kejadian karies gigi. Kata kunci : Karies Gigi Pada Anak
Copyrights © 2024