Pembangunan adalah sebuah proses multi dimensi yang mencakup berbagai perubahan mendasar pada struktur sosial, sikap masyarakat, dan institusi â institusi pemerintah dimana dalam kegiatannya dibutuhkan perencanaan yang partisipatif yakni perencanan yang melibatkan masyarakat baik langsung maupun tak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai partisipasi kelembagaan desa dalam proses pembangunan desa persebut. Jenis penelitian adalah bersifat deskriptif dengan desain yang digunakan adalah non eksperimental dan bersifat deskriptif kualitaif dalam bentuk pernyataan dari hasil wawancara responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara langsung, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pmbangunan desa diwakili oleh beberapa lembaga desa yang aktif, seperti, LKMD, Karang taruna, Tim Penggerak PKK, dan dewan adat yang ada di desa tersebut. Pada proses pembangunan desa, terlebih dahulu dibuat sebuah perencanaan pembangunan yang melibatkan seluruh lembaga masyarakat yang ada di desa, yang dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan (MUSRENBANG) desa. Setelah dimusyawarahkan bersama maka akan menghasilkan beberapa rencana kegiatan pembangunan yang nantinya juga dalam pelaksanaannya akan melibatkan masyarakat. Disimpulkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dan lembaga desa sangat menentukan keberhasilan pembangunan di sebuah desa. Diharapkan pemerintah dan lembaga desa senantiasa  menyadari  peran,  tugas,  fungsi  dan  posisi  masing  â  masing  serta  bekerjasama, berkoordinasi, bermusyawarah, dan berkomunikasi yang baik dalam rangka penyusunan rencana pembangunan desa
Copyrights © 2016