Banten, sebuah provinsi di Indonesia, kaya akan potensi wisata budaya dan keagamaan, dengan situs bersejarah seperti Masjid Agung Banten, Keraton Kaibon, dan tradisi lokal seperti Debus. Meskipun demikian, pariwisata budaya dan religius menghadapi tantangan untuk tetap relevan dan kompetitif di era modern. Transformasi digital memainkan peran penting dalam meningkatkan pariwisata, menawarkan peluang untuk promosi, manajemen, dan akses informasi yang lebih baik melalui platform seperti media sosial, situs web, dan aplikasi perjalanan. Teknologi ini juga dapat mendukung pelestarian budaya dengan mendokumentasikan tradisi dan memfasilitasi komunikasi di antara pemangku kepentingan pariwisata. Namun, digitalisasi pariwisata budaya dan religi Banten menghadapi kendala seperti keterbatasan literasi digital di antara pengelola pariwisata lokal dan infrastruktur yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam mempromosikan dan mengembangkan pariwisata budaya dan keagamaan Banten, mengidentifikasi hambatan dan peluang, serta menawarkan rekomendasi strategis untuk pembangunan berkelanjutan yang menghormati nilai-nilai budaya dan spiritual lokal. Dengan memanfaatkan alat digital sambil melestarikan tradisi, sektor pariwisata Banten dapat berkembang menjadi tujuan yang kompetitif dan diakui secara global, mendorong pelestarian budaya dan pertumbuhan ekonomi.
Copyrights © 2025