Preeklampsia adalah gangguan kehamilan multisistem pada usia di atas 20 minggu ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi disertai gangguan dari sistem lain seperti proteinuria, gangguan sistem hati, ginjal, liver, nyeri epigastrium, trombositopenia, edema paru, gejala neurologis, dan gangguan pertumbuhan janin. Preeklampsia menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena adanya permasalahan yang kompleks dalam penyakit dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antihipertensi yang digunakan dalam menangani preeklampsia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang bersumber dari Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia tahun2019, dan beberapa artikel ilmiah dari dari pangkalan data the National Center for Biotechnology Information (NCBI). Hasil studi ini menunjukkan bahwa kunci utama dari penanganan preeklampsia adalah deteksi dini diikuti dengan intervensi dengan tujuan pengontrolan tekanan darah menggunakan antihipertensi dan pencegahan progresivitas penyakit. Antihipertensi yang dapat digunakan dalam penanganan preeklampsia antara lain nikardipin, metildopa, nifedipin, labetalol, hidralazin, dan natrium nitropusida.
Copyrights © 2024