Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi keuangan PT Indofarma Tbk, perusahaan farmasi dan alat kesehatan, yang sedang menghadapi kesulitan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari tahun 2013 hingga 2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi keuangan PT Indofarma Tbk mayoritas berada dalam zona kesulitan keuangan, terutama pada tahun 2013, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021 dan 2022. Pada tahun 2022, situasinya sangat buruk dengan nilai Z Score di bawah 1,8, menandakan kemungkinan besar bangkrut. Rasio modal kerja bersih juga menunjukkan kinerja buruk, menyebabkan kesulitan membayar hutang. Total laba (rugi) yang besar dan penurunan ekuitas pemegang saham menambah masalah keuangan. Total EBIT yang rendah tidak seimbang dengan total aset, menyebabkan perusahaan kesulitan membayar bunga. Dalam menggunakan rumus Altman original, rasio yang menunjukkan financial distress adalah Retained Earnings to Total Assets.
Copyrights © 2024