Limbah ampas kopi yang dihasilkan dari proses ekstraksi kopi dapat dimanfaatkan sebagai produk yang bermanfaat bila diolah dengan baik karena memiliki nilai kalor yang tinggi. Salah satu produk yang dapat dihasilkan dari pengolahan limbah ampas kopi adalah briket sebagai bahan bakar alternatif. Pengembangan briket limbah ampas kopi dilakukan dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) untuk merancang briket dari limbah ampas kopi dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan standar SNI. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat sepuluh atribut produk yang diidentifikasi sebagai kunci kepuasan pelanggan meliputi panas tinggi, durasi penggunaan lama, kemudahan penyalaan, kekuatan fisik baik, ketahanan terhadap kerusakan saat penyimpanan, residu minimal, penggunaan limbah daur ulang, ramah lingkungan, dan harga terjangkau. Selain itu, terdapat sepuluh technical response yang penting dalam pengembangan produk briket limbah ampas kopi beserta dengan target spesifikasi seperti nilai kalor ≥ 5000 kal/gr, laju pembakaran ≤ 0.13 gram/menit, durasi penyalaan ≤ 93 detik, kadar air ≤ 8%, komposisi perekat ≤ 10%, kadar abu ≤ 8%, kadar zat terbang ≤ 15%, kadar karbon terikat ≥ 43.98%, komposisi limbah ampas kopi ≥ 90%, dan harga ≤ Rp6000.Kata Kunci: Limbah Ampas Kopi, Briket, Quality Function Deployment (QFD)
Copyrights © 2024