Pada proses pemetikannya, petani di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII sudah menggunakan mesin pemetik pucuk daun teh, namun postur tubuh dari petani saat menggunakan mesin tersebut tidak ergonomis yang dapat berisiko kepada Musculoskeletal Disorders (MSDs). Dengan itu, penelitian ini dibuat untuk membuat rancangan alat bantu mesin pemetik pucuk daun teh di PTPN VIII yang dapat mengurangi risiko MSDs. Metode yang digunakan dalam perancangan alat ini yaitu User Centered Design (UCD) di mana metode ini dapat merancang suatu produk yang berorientasi kepada pengguna dalam proses mendesainnya. Postur tubuh petani akan dinilai melalui perhitungan Rapid Upper Limb Assessment(RULA) yang mampu mengevaluasi postur tubuh terhadap risiko ergonomi yang terkait dengan MSDs. Berdasarkan hasil perhitungan RULA, didapatkan postur pada petani 1 memiliki skor RULA sebesar 7, petani 2 sebesar 6, dan petani 3 sebesar 3. Setelah dilakukan simulasi terhadap hasil rancangan dengan software Jack 8.2 didapatkan skor sebesar 3 pada petani 1 dan 2 yang memiliki risiko rendah. Hal tersebut menyatakan bahwa alat bantu mesin pemetik pucuk daun teh dapat mengurangi risiko MSDs. Kata Kunci: Teh, Musculoskeletal Disorders, Ergonomi, User Centered Design
Copyrights © 2024