Penjadwalan adalah pengalokasian aktivitas ke dalam slot waktu yang ditentukan. Proses pembuatan waktu kerja berkaitan dengan beberapa komponen berikut yaitu jumlah personel, tugas personel, hari kerja dan jam kerja. Permasalahan penjadwalan waktu kerja dialami oleh anggota tetap (antap) dapur perawatan taruna Akademi Angkatan Udara. Pada umumnya jadwal kerja yang dilaksanakan oleh antap subsiwattar sibindenma dapur AAU dilaksanakan dalam satu hari kerja. Pelaksanaan tugas antap subsiwattar sibindenma dapur AAU dalam satu hari hanya dilakukan oleh satu antap yang bekerja dalam satu tugas. Contohnya dalam pelaksanaan memasak nasi hanya terdapat satu orang yang ditugaskan memenuhi kebutuhan nasi bagi kurang lebih 500 orang untuk tiga kaliwaktu makan. Hal ini menyebabkan terjadinya kekurangan dan kelelahan personel sehingga proses memasak juga dilaksanakan tidak sesuai dengan waktu konsumsi seperti nasi dan lauk yang dikonsumsi pada malam hari dimasak bersamaan dengan siang hari. Terjadinya masalah tersebut menjadi dasar untuk merancang sebuah aplikasi penjadwalan waktu kerja yang diharapkan dapat mengoptimalkan waktu kerja antap subsiwattar sibindenma dapur AAU. Aplikasi penjadwalan waktu kerja sendiri dirancang untuk mengubah jadwal kerja per hari menjadi tiga shift. Aplikasi ini berbasis internet dimana dapat mempermudah pengguna dalam mengelola data antap yang ingin disimpan dan dapat diakses melalui internet dimanapun dan kapanpun. Aplikasi penjadwalan shift kerja ini dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman javascript. Yang mana javascript berfungsi untuk membuat atau mengembangkan situs web statis atau situs web dinamis yaitu aplikasi web. Javascript sendiri dapat digunakan untuk menyimpan data ke dalam database yang mana disini kami menggunakan database SQlite, membuat halaman yang dapat berubah-ubah sesuai dengan input user, memproses form, dan masih banyak lainnya. Dengan menggunakan metode algoritma genetika dan aplikasi yang telah dirancang didapati hasil penjadwalan shift kerja yang baru dan lebih optimal. Terjadi perubahan shift kerja yang awalnya dilaksanakan satu hari kerja menjadi tiga shift dalam satu hari kerja sehingga dapat dikatakan tidak akan terjadi kelelahan dan kekurangan personil. Hal ini dikarenakan algoritma genetika sendiri berisikan banyak coding terperinci yang tepat menjadikan variabel pada data lebih akurat diukur dari jumlah fitness dari kumpulan variabel tersebut..
Copyrights © 2024