Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad 14 abad yang yang lalu. Meski wujudnya tidak ḥissiyyah (fisik) seperti mukjizat lainnya, namun al-Qur'an mempunyai ciri dan metode tersendiri yang tidak dimiliki mukjizat lainnya. Al-Qur’an adalah kalam Allah Swt yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad memiliki kekuatan yang luar biasa yang tidak dapat ditandingi oleh manusia untuk membuat seperti al-Qur’an bahkan satu ayat sekalipun. Selain itu, al-Qur’an merupakan kemukjizatan ‘aqliyyah, maka cara mengetahui sisi kemukjizatannya harus diselami dengan istidlāl (dikaji dan dipelajari) sehingga terus up to date hingga akhir zaman. Artikel ini fokus pada kemukjizatan ilmiah di dalam al-Qur’an dalam bidang geologi, meliputi proses penciptaan bumi, hamparan bumi, gunung sebagai pasak, pergerakan gunung dan pergerakan benua, dan gempa bumi. Artikel ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), pendekatan penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah analisis isi kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan tafsir tematik (Maudhū’i). Kemukjizatan ilmiah al-Qur’an dan relevansinya dengan ilmu pengetahuan modern telah berhasil membuktikan kebenaran al-Qur’an. Sehingga ayat-ayat di dalamnya dapat memberikan informasi penting tentang kehidupan manusia.
Copyrights © 2024