Journal of applied statistics and data mining
Vol. 2 No. 1 (2021): Journal Applied Statistics and Data Mining

PERAMALAN PRODUKSI DAN LUAS PANEN BAWANG MERAH DI KABUPATEN BREBES TAHUN 2018-2020 DENGAN METODE ARIMA (AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE)

Fajar Ardy Nugroho (Unknown)
Sulistijanti, Wellie (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2021

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu hasil pertanian yang termasuk dalam tiga komoditas strategis di Indonesia. Namun, pada sektor pertanian khususnya produksi bawang merah nasional ternyata masih jauh dari konsep ketahan pangan dimana kondisi kurang terpenuhinya pangan bagi negara sampai perorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Menurut Badan Pusat Statistik, Kabupaten Brebes merupakan sentra utama produksi bawang merah di Jawa Tengah (BPS, 2018). Produksi bawang merah di Indonesia hanya dilakukan di daerah tertentu (terbatas) dan terkonsentrasi (sekitar 80%) di pulau Jawa dan hampir 50% terkonsentrasi di Jawa Tengah, terutama produksi dan luas lahan terbesar terdapat di Kabupaten Brebes (BPS, 2017), dan urutan produksi bawang merah terbesar ke dua adalah Jawa Timur (sekitar 19,4%). Oleh karena itu diperlukan suatu penelitian untuk memperkirakan jumlah produksi dan luas panen bawang merah pada tahun mendatang, agar pemerintah dapat menetapkan kebijakan apa yang akan diambil dalam mengatasi hal tersebut, serta pemerintah dapat bekerjasama dengan petani dalam melakukan peningkatan hasil produksi dan luas panen bawang merah. Metode penelitian yang digunakan adalah ARIMA. Hasil penelitian menunjukkan selama tahun 1997-2017 nilai tertinggi untuk luas panen bawang merah di Kabupaten Brebes terdapat di tahun 2010 dengan luas lahan 32.680 (Ha) dan untuk produksi berada di tahun 2010 sebesar 4.128128. (Kw). Sedangkan untuk nilai terendah baik luas panen dan produksi bawang merah di Kabupaten Brebes berada di tahun 1997, dengan luas panen 11.559 (Ha) dan produksi sebesar 1.224.191 (Kw). Dari hasil data tersebut bisa disimpulkan bahwa semakin tinggi luas panen, maka produksi yang dihasilkan akan semakin tinggi.,Untuk rata-rata luas panen bawang merah di Kabupaten Brebes pada tahun 1997-2017 yaitu 23.505,8 (Ha) dan produksi sebesar 2.494.262 (Kw). Selanjutnya untuk menentukan model yang terbaik dan dipilih model yang memiliki nilai MSE paling kecil yaitu model ARIMA (0,2,1) yaitu sebesar 122,93 untuk luas panen, serta model yang memiliki nilai MSE paling kecil yaitu model ARIMA (0,1,1) yaitu sebesar 0,036215 untuk produksi. Hasil peramalan luas panen dan produksi bawang merah di Kabupaten Brebes tahun 2018-2020 mengalami peningkatan setiap tahunnya. Untuk tahun 2018 luas panen bawang merah 31.374 hektar dan hasil produksi bawang merah sebesar 3.562.860 kwintal.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jasdm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Journal of applied statistics and data mining provide open access, which in principle makes research open and freely available to the public so that it becomes a means of global knowledge exchange. Published twice a year, in June and December. This journal publishes scientific articles as research ...