Larangan ekspor bijih nikel dan bauksit oleh pemerintah Indonesia memiliki tujuan untuk meningkatkan hilirisasi pertambangan, menjamin pasokan bahan mentah dalam negri, membuka lapangan pekerjaan, serta pengembangan teknologi. Namun, kebijakan ini juga memiliki dampak lingkungan yang signifikan, termasuk risiko deforestasi, kerusakan ekosistem, dan ekspor ilegal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak lingkungan dan efektivitas kebijakan larangan ekspor dengan menggunakan pendekatan analisis data sekunder dan kajian pustaka.
Copyrights © 2025