Hutan lindung berfungsi sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan (mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah). Walaupun demikian, masalah kebakaran selalu mengancam keberadaan hutan yang terjadi secara berulang setiap tahun sehingga menjadi salah satu isu nasional dan regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial tingkat kerawanan kebakaran hutan dengan lokasi kajian di kawasan hutan lindung wilayah KPH Kulawi Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan simulasi sistem spasial dengan memanfaatkan teknologi GIS dan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi unsur-unsur kelerengan, tutupan vegetasi/penggunaan lahan, intensitas curah hujan, peta jarak antar jalan dan pemukiman, serta aktifitas perlindungan dan pengamanan hutan. Sehingga mendapatkan hasil analisis spasial berdasarkan 4 kelas yaitu kelas ‘rendah’, kelas ‘sedang’, kelas tinggi’ dan kelas ‘sangat tinggi’. Sesuai hasil Nilai skoring yang masuk dalam kategori rendah yaitu 48 - <70 seluas 392,49 ha, sedang 70 - <91 seluas 1.346,58 ha, tinggi 91 - <113 seluas 2.100,38 ha dan sangat tinggi >113 seluas 0,71 ha.
Copyrights © 2024