Latar belakang : Anemia pada remaja dapat berdampak negatif terhadap kinerja dan persepsi kognitif mereka. Remaja putri juga rentan menderita anemia karena setia bulan kehilangan banyak darah saat menstruasi. Mengkonsumsi TTD dapat digunakan untuk pencegahan anemia. Namun kesadaran mereka mengkonsumsi TTD dirasa masih sangat kurang, sehingga membutuhkan penyuluhan kesehatan terkait anemia dan konsumsi TTD. Metode: pengabdian ini menggunakan video edukasi audiovisual yang dilakukan di Perpustakaan STIKES diikuti mahasiswa putri berjumlah 26 mahasiswa. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pemberian kuesioner Pretes dan Posttest. Hasil : hasil pretest Pengetahuan Anemia dan Tambah Fe pada mahasiswa putri yaitu sedang sebanyak 16 Mahasiswa (61,5%) dan hasil prosttest Pengetahuan Anemia dan Tambah Fe pada mahasiswa putri didapatkan hasil Pengetahuan Mahasiswa putri tentang anemia dan tambah fe yaitu Tinggi sebanyak 24 Mahasiswa (92,3%). Kesimpulan : Vidio edukasi tersebut sangat efektif digunakan sebagai media generasi Z dibandingkan menggunakan kertas leaflet untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa.
Copyrights © 2024