Self-efficacy atau keyakinan akan kemampuan pada diri sendiri adalah hal yang penting untuk siswa SMP, dimana hal ini membawa dampak langsung pada motivasi dan hasil belajar siswa. Karakteristik efikasi diri yang rendah pada siswa ditunjukkan pada beberapa perilaku maladaptif seperti tidak menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru, kurang usaha dalam belajar, cenderung menghindari tugas, mencontek, bahkan membolos. Salah satu permasalahan yang dihadapi SMPI Syabilurrosyad adalah keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yang masih minim. Proses pemberdayaan dilakukan melalui pengabdian masyarakat yakni dengan Pelatihan “FOCUS”, dimana dalam pelatihan ini siswa akan dikenalkan terakait wawasan mengenai dirinya baik dari karakteristik fisik, psikologis, maupun sosio-emosional sehingga mereka dapat lebih adaptif dalam bertumbuh dan mengembangkan diri. Pelatihan diberikan kepada 42 orang siswa kelas VII SMPI Sabilurrosyad. Instrumen yang digunakan adalah skala General Self-Efficacy versi Bahasa Indonesia dengan pre-test dan post-test dilakukan pada kelompok yang sama. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada skor efikasi diri siswa (p<.001; t: -3.553). Pelatihan “FOCUS” memiliki efek sedang dalam meningkatkan efikasi diri siswa dengan Cohen’s d -0.548.
Copyrights © 2024