Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen karir terhadap intensi keluar. Peran mediasi kepuasan karir antara manajemen karir dan intensi keluar juga dinilai. Data dikumpulkan dari para profesional konstruksi Indonesia. Subjek penelitian ini adalah perusahaan konstruksi yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Unit analisis penelitian ini adalah 1.718 perusahaan konstruksi di Jakarta dengan perwakilan perusahaan sebagai unit observasi, yaitu populasi 1.718 perwakilan dan sampel sebanyak 315 perwakilan. Partial least squares - pemodelan persamaan struktural (PLS-SEM) dilakukan untuk menguji hubungan yang dihipotesiskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan karir mampu memediasi hubungan antara manajemen karir dengan intensi keluar. Intensi keluar dapat diminimalkan melalui peningkatan kepuasan karir pada jenjang tertentu. Selain itu, upaya perusahaan dilakukan melalui perencanaan manajemen karir jangka panjang sehingga karyawan dapat memprediksi karirnya di perusahaan pada masa yang akan datang. Penelitian ini meningkatkan pemahaman kami tentang pentingnya manajemen karir dengan kepuasan karir dan hubungannya dengan intensi keluar pada perusahaan konstruksi di Jakarta, Indonesia.
Copyrights © 2020