Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan besar di banyak desa, termasuk Desa Jatirejoyoso, di mana sampah organik dibiarkan menumpuk tanpa pengelolaan yang memadai, menyebabkan pencemaran lingkungan dan potensi masalah kesehatan. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan termasuk sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi yang berlangsung dari Juli hingga Agustus 2024. Sosialisasi dilakukan dengan melibatkan 40 peserta dari masyarakat desa. Materi pelatihan meliputi teori dan praktik budidaya maggot, mulai dari pemilihan sampah organik, pembuatan media budidaya, hingga perawatan maggot. Hasil survei dan wawancara menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang maggot dari 20% sebelum sosialisasi menjadi 80% setelah sosialisasi. Demonstrasi praktik mendapatkan tanggapan positif dan dianggap sangat membantu dalam memahami penerapan teknik. Observasi pasca-implementasi menunjukkan bahwa beberapa peserta telah mulai menerapkan teknik budidaya maggot secara mandiri di rumah mereka. Hasil awal menunjukkan pengurangan volume sampah organik dan produksi pupuk organik yang bermanfaat. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang teknologi maggot, tetapi juga memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi yang signifikan
Copyrights © 2024