Ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai sangat penting untuk memastikan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam hal pasien infeksius yang memerlukan perawatan khusus dan langkah pencegahan untuk mencegah penularan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelengkapan sarana dan prasarana di Puskesmas Pasundan layanan pasien infeksius pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis fishbone untuk mengidentifikasi akar permasalahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruang tunggu pasien infeksius saat ini berupa area terbuka dengan hanya atap tanpa dinding dan berada diluar ruangan. Penelitian ini mengidentifikasi dua faktor yang berakibat negatif pada pasien yaitu yang pertama tidak adanya perlindungan seperti dinding sehingga pasien dapat terpapar langsung dengan cuaca terlebih apabila saat turun hujan, yang kedua kurangnya privasi terhadap pasien infeksius, dari kedua faktor tersebut menyebabkan ketidaknyamanan pasien saat berobat. Kesimpulanya, diperlukan penambahan fasilitas pendukung seperti krey bambu guna mengurangi dampak dari cuaca terhadap pasien infeksius.
Copyrights © 2024