Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kecurangan laporan keuangan pada kelompok perusahaan indeks LQ-45 Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan enam variabel independen yaitu financial stability, external pressure, nature of industry, change in auditor, change of director, frequent number of CEO’s picture, dan satu variabel dependen yaitu kecurangan laporan keuangan. Penentuan variabel independen berdasarkan Fraud Pentagon Theory, sedangkan variabel independen ditentukan dengan pendekatan F-Score. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sampel yang dipublikasikan pada web Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah 45 perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ-45 Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022, sedangkan sampel penelitian sebanyak 29 perusahaan yang diperoleh dengan teknik purposive sampling, yang selanjutnya dianalisis dengan statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa financial stability menjadi faktor yang berpengaruh signifikan positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan external pressure, nature of industry, dan frequent number of CEO’s picture menjadi faktor yang berpengaruh signifikan negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. Adapun change in auditor dan change of director tidak menjadi faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2024