Remaja merupakan kelompok yang masuk masa kritis dalam kehidupan yang mandiri, menjalin hubungan baru, mengembangkan keterampilan sosial dan mempelajari perilaku yang akan bertahan sampai sisa hidupnya. Pada proses kehidupan social seorang individu akan menjalani pernikahan. Data menujukkan pernikahan dini pada remaja di Indonesia masih banyak terjadi karena berbagai faktor, seperti faktor sosial budaya, ekonomi, pendidikan, agama, dan pandangan orang tua. Selain banyaknya kasus pernikahan dini juga ada kasus kekerasan dalam rumah tangga. Melihat hal tersebut kematangan individu dalam pernikahan perlu diperhatikan. Menganalisis hubungan usia saat menikah terhadap kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah kerja puskesmas terminal. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah ibu rumah tangga yang ada di Kelurahan Sungai Lulut RT.08 yang berjumlah 500 ibu rumah tangga. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 92 orang responden. Instrument atau pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Mayoritas responden adalah ibu rumah tangga (62%) yang mana 52% menikah usia dini. Mayoritas responden mengatakan pernah terjadi KDRT (67%). Hasil uji Analisa didapatkan p-value sebesar 0,005. Ada hubungan usia saat menikah dengan kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada perempuan di Wilayah Kerja Puskesmas Terminal tepatnya di Kelurahan Sungai Lulut RT.08.
Copyrights © 2025