Untuk menjamin keberlangsungan perusahaan, ketersediaan sumber daya serta mengurangi masalah lingkungan, perusahaan perlu memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi green accounting dan material flow cost accounting terhadap sustainable development. Sampel penelitian adalah 223 data tahun penelitian dari perusahaan sektor manufaktur di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2019-2022 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data sekunder diolah dengan analisis regresi linear berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Accounting yang diukur dengan variabel dummy dan rasio biaya lingkungan ditemukan berpengaruh positif signifikan terhadap sustainable development, sedangkan material flow cost accounting tidak berpengaruh terhadap sustainable development. Penelitian ini berimplikasi manajemen perusahaan yaitu pada kebutuhan strategi hijau atau strategi terkait lingkungan karena hal ini berdampak pada sustainable development perusahaan.
Copyrights © 2025