Artikel ini mendeskripsikan kritik sosial yang terkandung dalam novel Merdeka Sejak Hati serta relevansi kritik sosial yang terdapat dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi dengan pembelajaran sastra di SMA. Artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data penelitian ini adalah kutipan kalimat naratif yang mengandung unsur kritik sosial dari novel Merdeka Sejak Hati. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Triangulasi pemangku kepentingan (stakeholder) diterapkan di dalam penguatan justifikasi relevansi temuan kritik sosial dalam novel dengan pembelajaran di SMA. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini memakai metode dialektika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Novel Merdeka Sejak Hati mengandung kritik sosial yang berkaitan dengan masalah politik, moral, pendidikan, ekonomi, agama, dan keluarga. (2) Kritik sosial yang terkandung dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi dapat dikaitkan atau direlevansikan dengan pembelajaran sastra di SMA, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang kelas XI Kurikulum Merdeka Belajar pada fase F elemen membaca dan memirsa pada materi Bab 6: Mengembangkan Apresiasi Prosa Bertema Lingkungan, Sub bab 1: Membaca teks Prosa. Novel Merdeka Sejak Hati memenuhi kriteria kelayakan bahan ajar, khususnya pada aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kritik sosial yang terkandung dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi dan mengkaji relevansi kritik sosial terhadap pembelajaran sastra di SMA.
Copyrights © 2025