Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, ditandai dengan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis dan faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Indonesia. Metode penelitian yang dipakai yakni Literature Review dengan mencari literatur dari basis data penelitian Google scholar, ProQuest, Semantic Scholar, EBSCO, dan Pubmed. Dari peninjauan Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam penyuluhan gizi, promosi pola hidup sehat, dan pengawasan tumbuh kembang anak di tingkat rumah tangga. Program PKK seperti Dasa Wisma, pemantauan posyandu, dan edukasi tentang pola makan seimbang menjadi instrumen utama dalam mendukung target pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting. Namun, keterbatasan sumber daya, kapasitas, dan koordinasi lintas sektor menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kesimpulannya, optimalisasi peran PKK memerlukan penguatan kapasitas kader, alokasi sumber daya yang memadai, serta dukungan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi kebijakan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas intervensi dalam pencegahan dan penanganan stunting di Indonesia.
Copyrights © 2025