Dermatitis atopik (DA) adalah penyakit kulit yang umum terjadi pada anak-anak, yang menyebabkan kulit meradang, gatal, bersisik, dan kering. DA mempengaruhi 15-20% populasi anak di dunia. DA dapat menurunkan kualitas hidup, terutama pada kasus yang parah. Kulit gatal menyebabkan gangguan tidur, baik pada anak maupun orang tua, rasa malu, biaya pengobatan dan rendahnya produktivitas secara keseluruhan. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini bertujuan untuk menyelidiki secara komprehensif daya tarik suplementasi vitamin D sebagai pilihan pengobatan tambahan terhadap DA. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengetahui peran vitamin D dalam pengobatan DA dengan mengumpulkan dan menganalisis temuan terkini dalam literatur ilmiah. Penelitian mengambil sumber database akademis dari Pubmed, Science Direct, dan Chocrane dengan menggunakan kata kunci yang relevan seperti “vitamin D”, “kalsiferol”, “dermatitis atopik”, dan “anak-anak” yang setelah dilakukan screening diambil 11 artikel untuk dianalisis lebih lanjut. . Pasien DA umumnya memiliki kadar serum vitamin D yang lebih rendah dan pasien dengan kadar serum 25(OH)D yang lebih rendah lebih mungkin menderita DA sedang dan berat. Vitamin D oral (1000-1600 IU/hari) secara signifikan meningkatkan gejala klinis dan mengurangi keparahan penyakit berdasarkan indeks SCORAD. Pemahaman mendalam tentang manfaat suplementasi vitamin D dalam pengobatan DA pada anak-anak adalah penting untuk pengembangan strategi terapi DA, terutama dengan mempertimbangkan dosis, usia, wilayah geografis, karena pengobatan DA yang memadai pada anak-anak dapat mencegah perkembangan lebih lanjut. dari pawai atopik.
Copyrights © 2025