Komunitas pedesaan sering menghadapi tantangan dalam akses listrik akibat keterbatasan infrastruktur. Pembangkit listrik hibrida berbasis energi terbarukan (seperti tenaga surya dan angin) menjadi solusi yang berpotensi meningkatkan ketersediaan energi sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji optimalisasi desain sistem pembangkit listrik hibrida yang memadukan energi terbarukan dengan generator berbahan bakar fosil sebagai pendukung. Dengan menggunakan metode simulasi perangkat lunak HOMER, dilakukan analisis terhadap berbagai konfigurasi sistem untuk memaksimalkan efisiensi energi dan menurunkan biaya operasional. Hasil menunjukkan bahwa sistem hibrida dengan dominasi energi terbarukan dapat memenuhi kebutuhan listrik komunitas pedesaan secara berkelanjutan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan solusi konvensional.
Copyrights © 2024