Permukiman kumuh merupakan permasalahan yang selalu ada di Kota dan Perkotaan saat ini, seperti halnya Kota Surakarta dengan jumlah penduduk 522.728 jiwa dan menempati urutan ke-tiga sebagai kota besar di Propinsi Jawa Tengah. Dari identifikasi kualitas hunian dan penetapan lokasi permukiman kumuh yang telah dilaksanakan oleh pemerintah setempat, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon menjadi fokus penanganan masalah permukiman kumuh di Kota Surakarta. Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi adalah hunian vertical yang dibangun untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan mulai berfungsi pada tahun 2010. Karena kondisi bnagunan yang sudah tidak layak huni maka dibutuhkan Redesain terhadap Rusunawa Semanggi tersebut, sehingga menjadi layak huni dan sesuai fungsi. Arsitektur Biophilic menjadi pendekatan pada tema redesain Rusunawa karena desaian biophilic menitikberatkan pada perwujudan hubungan positif antara manusia dan alam di tempat-tempat yang memiliki makna budaya dan ekologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental manusia.
Copyrights © 2024