Penelitian ini akan membahas tentang peran netizen media sosial Indonesia dalam konflik Israel-Palestina. Konflik antara Israel dan Palestina telah menjadi salah satu isu paling kontroversial dan signifikan dalam politik dunia. Di era digital ini, pemanfaatan internet oleh para netizen atau pengguna internet untuk berorganisasi dan mengorganisir aksi protes terhadap konflik Israel-Palestina menjadi sebuah fenomena yang signifikan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana netizen Indonesia menggunakan paradigma gerakan dalam menyikapi konflik Israel-Palestina. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah library research yang berbasis kepustakaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengkaji data deskriptif dalam beberapa kategori tulisan yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pro dan kontra di masyarakat umum terjadi di beberapa platform media sosial atau lebih dikenal dengan narasi perang. Ada beberapa simbol yang digunakan, seperti simbol semangka, sendok, keffiyeh, dan From the River to the Sea, untuk menggambarkan keprihatinan dunia, khususnya kalangan netizen digital di Indonesia, menyusul krisis kemanusiaan di Gaza. Platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, X, dan platform lainnya digunakan untuk ini. dan hal tersebut berhasil memberikan dorongan sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap hubungan Israel dengan palestina.
Copyrights © 2025