Hati merupakan salah satu organ yang berperan penting dalam kelangsungan proses metabolisme, memiliki fungsi untuk mendetoksifikasi, sintesis protein dan mampu memproduksi zat kimia untuk membantu dalam pencernaan makanan. Salah satu masalah yang mempengaruhi proses metabolisme adalah kerusakan organ hati, upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan hati dengan penambahan arang aktif dan kitosan sebagai suplemen dalam pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan kombinasi feed additive dari kitosan dan arang aktif pada pakan terhadap gambaran hati ikan gabus. Perlakuan yang digunakan adalah A (0%), B (arang aktif 2%), C (kitosan 3%), D (kitosan 3% dan arang aktif 1%), E (kitosan 3% dan arang aktif 1,5%) serta F (kitosan 3% dan arang aktif 2%) dengan masa pemeliharaan selama 70 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan kitosan 3% tanpa kombinasi feed additive lainnya (perlakuan C) menghasilkan kondisi hati yang paling baik, ditandai dengan keberadaan sel hepatosit yang jelas dan kerusakan minimal. Sebaliknya, perlakuan lainnya menunjukkan berbagai tingkat kerusakan hati, seperti infiltrasi sel radang, degenerasi hidropik, nekrosis, serta kongesti pada vena sentralis. Kelompok kontrol (A) juga mengalami kerusakan hati ringan, yang kemungkinan disebabkan oleh faktor lingkungan pemeliharaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi kitosan dalam pakan berpotensi memperbaiki kondisi hati ikan gabus melalui mekanisme imunostimulasi. Selain itu, kombinasi kitosan dan arang aktif dalam formulasi pakan perlu diteliti lebih lanjut untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan ikan gabus.
Copyrights © 2025