Produksi padi di Jawa Barat harus senantiasa ditingkatkan mengingat kebutuhan pangan yang semakin meningkat, namun dalam dua tahun terakhir ini produksi padi Jawa Barat mengalami penurunan. Subsistem penunjang usahatani padi diantaranya dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produksi padi, namun peran dan dukungan yang diberikan kepada petani oleh pemerintah belum sepenuhnya maksimal, selain itu terdapat kecenderungan bahwa beda daerah akan berbeda pula kapasitas dukungan pemerintahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan produktivitas padi dan dukungan pemerintah di beberapa daerah di sentra produksi di Jawa Barat dan menganalisis pengaruh dukungan pemerintah terhadap produktivitas padi di Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak klaster sedemikian sehingga didapatkan sampel berukuran 281 petani di 5 cluster kabupaten di Jawa Barat. Alat analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kabupaten dengan rata-rata produktivitas padi tertinggi dan terendah berturut-turut adalah Karawang (6,88 ton/ha) dan Sukabumi (5,34 ton/ha). Dukungan pemerintah berupa penyuluhan, regulasi, sarana dan prasarana budidaya padi, dukungan modal usahatani dan dukungan fasilitas kelitbangan penerapannya pada petani di berbagai daerah bervariasi, ada yang sudah bisa dirasakan oleh petani dan ada yang belum. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa dukungan regulasi, sarana dan prasarana budidaya padi, dan fasilitas kelitbangan berpengaruh nyata terhadap produktivitas padi di Jawa Barat.
Copyrights © 2025