Pendidikan tinggi di Indonesia berperan penting dalam mempersiapkan generasi Z menghadapi masa depan yang dinamis. Salah satu aspek kunci dari persiapan ini adalah kemampuan belajar tim. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kemampuan belajar tim antara mahasiswa generasi Z di Perguruan Tinggi Negeri Swasta di Indonesia. Metode kuantitatif digunakan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan pembelajaran antara kedua kelompok. Namun, perbedaan karakteristik siswa dapat mempengaruhi partisipasi mereka dalam pembelajaran tim. Hal ini terlihat dari analisis berdasarkan perbandingan hasil deskriptif yang menunjukkan perbedaan kemampuan pembelajaran tim antara kedua kelompok, dengan rata-rata mahasiswa generasi z di Perguruan Tinggi Swasta (36.010) cenderung lebih tinggi dibandingkan di Perguruan Tinggi Negeri (4.172). Temuan ini menunjukkan bahwa kita perlu memahami lebih dalam komponen-komponen yang mempengaruhi perbedaan-perbedaan ini jika kita ingin membuat rencana pendidikan yang baik.
Copyrights © 2024