Remaja panti asuhan mengalami berbagai kondisi seperti kurangnya bimbingan orangtua, kurang kasih sayang pengasuh karena ketidakseimbangan jumlah pengasuh dan anak asuh mengakibatkan tidak terpenuhi dengan baik emosional remaja panti asuhan, harus mematuhi aturan dan diberlakukan hukuman bagi mereka yang melanggar, serta ketidakmampuan memenuhi kebutuhan ekonomi atau materi karena hanya mengandalkan yayasan dan donator. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh coping strategies terhadap psychological distress pada remaja panti asuhan. Partisipan berjumlah 123 remaja dari enam panti asuhan di Kota Padang melalui teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data variabel coping strategies menggunakan Brief COPE dan instrument psychological distress menggunakan The Kessler Psychological Distress Scale (K10) telah diadaptasi dalam konteks Indonesia. Analisis data menggunakan uji One Way Anova menunjukkan terdapat pengaruh antara coping strategies terhadap psychological distress pada remaja panti asuhan. Implikasi penelitian ini sebagai rujukan bagi pengasuh dan pakar ahli dibidangnya untuk memberi edukasi kebutuhan psikologis remaja panti asuhan.
Copyrights © 2024