Dalam era digital saat ini, perusahaan perlu mengelola aset dan konfigurasi teknologi informasi (TI) secara efektif untuk mendukung operasional dan strategi bisnis. Salah satu alat penting dalam pengelolaan ini adalah Configuration Management Database (CMDB), yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan melacak informasi tentang aset TI serta hubungan antar aset tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan dan efektivitas implementasi CMDB dalam manajemen aset TI di PT Asuransi Jiwa Astra. Dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM), penelitian ini berfokus pada dua variabel utama, yaitu perceived usefulness (kegunaan yang dirasakan) dan perceived ease of use (kemudahan penggunaan yang dirasakan). Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana karyawan PT Asuransi Jiwa Astra siap untuk mengadopsi dan menggunakan CMDB dalam aktivitas sehari-hari mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun CMDB menawarkan berbagai manfaat seperti peningkatan visibilitas aset dan dukungan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik, penerimaan dan penggunaan sistem ini oleh karyawan masih perlu ditingkatkan. Faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman mengenai manfaat CMDB, pelatihan yang tidak memadai, dan dukungan manajemen yang terbatas merupakan beberapa kendala yang diidentifikasi. Rekomendasi diberikan untuk mengatasi hambatan tersebut dan meningkatkan efektivitas penerapan CMDB di PT Asuransi Jiwa Astra.
Copyrights © 2025