Studi ini menginvestigasi struktur dan dinamika kolaborasi internasional dalam penelitian akademis menggunakan analisis jaringan yang dihasilkan melalui VOSviewer. Penelitian ini menunjukkan Amerika Serikat sebagai titik pusat dalam jaringan kolaborasi global, dengan negara-negara di Eropa dan beberapa negara berkembang sebagai partisipan aktif. Hasil analisis menyoroti bagaimana kolaborasi lintas batas mempengaruhi pertumbuhan ilmiah dan pengembangan solusi inovatif, serta pentingnya memastikan kerjasama yang adil dan seimbang. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana kebijakan, teknologi, dan faktor ekonomi berkontribusi terhadap pola kolaborasi global. Temuan menunjukkan bahwa sementara kolaborasi internasional mendukung pertukaran pengetahuan dan pengembangan kapasitas, ada kebutuhan mendesak untuk kebijakan yang mendukung pertukaran yang lebih etis dan seimbang untuk memastikan manfaat yang merata.
Copyrights © 2025