Pola komunikasi sebagai salah satu komponen proses komunikasi sangat mirip dengan proses komunikasi itu sendiri. Proses komunikasi melibatkan serangkaian tindakan yang mengomunikasikan sinyal hingga pihak lain memberikan respons yang sama. Komunikasi interpersonal hanya dapat terjadi jika kedua belah pihak saling memperhatikan kebutuhan masing-masing dan memberikan respons yang tepat. Jika hal ini terjadi, maka hubungan yang terjalin ditandai dengan adanya semangat saling memperhatikan, pengertian, keakraban, dan pemahaman. Menurut Devito, keterbukaan, empati, dukungan, emosi positif, dan kesamaan merupakan ciri-ciri komunikasi interpersonal yang baik. Guru dan santri pondok pesantren tahfidz bagi difabel memiliki kemampuan komunikasi yang terbilang baik. Hal ini terlihat dari indikator komunikasi satu arah (aktivitas), dua arah (interaksi), dan multi arah (transaksi). Perilaku belajar santri dalam mata pelajaran agama dan umum tergolong sedang. Kemampuan santri dalam menggunakan isyarat nonverbal untuk mengekspresikan diri secara kreatif, belajar dengan cepat, dan memiliki kapasitas mental yang tinggi merupakan tanda-tanda tersebut.
Copyrights © 2025