Kalimantan Selatan adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki sumber daya mineral dalam jumlah berlimpah. Selain batubara, mineral logam dan non logam, Provinsi ini juga memiliki potensi bahan galian bahan baku material konstruksi. Sejalan dengan pembangunan infrastruktur di Provinsi ini, perlu dilakukan studi karakteristik dari bahan baku material konstruksi tersebut, agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan sesuai dengan karakter yang dimilikinya. Metode yang dalam penelitian adalah survei lapangan, pengambilan sampel dan pengujian laboratorium. Karakteristik dari sampel batuan yang didapatkan dari pengujian di laboratorium mengacu kepada SNI 1969-2008, SNI 2417-2008, SNI 03-1968-1990, SNI 1743-2008, dan SNI 1744-2012. Selanjutnya hasil pengujian tesebut dibandingkan dengan persyaratan Spesifikasi Umum Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun 2018 dan SNI 03-0394-1989. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik sampel yang diuji tidak layak digunakan sebagai lapis jalan dan jembatan. Adapun mengacu pada prasyarat mutu batu alam untuk bahan bangunan, sampel di daerah penelitian memenuhi kualifikasi standar sebagai batu alam yang cocok digunakan untuk pondasi bangunan ringan, dan dapat juga digunakan penutup trotoar; tonggak atau tepi jalan; serta untuk batu hias.
Copyrights © 2024