Absensi kehadiran mahasiswa di perguruan tinggi merupakan aspek penting untuk mengukur tingkat kedisiplinan mahasiswa sekaligus menjadi salah satu indikator penilaian bagi dosen pengajar. Oleh karena itu, proses absensi perlu dilakukan secara teliti dan akurat. Saat ini, proses absensi perkuliahan masih dilakukan secara manual menggunakan tanda tangan, yang rentan terhadap manipulasi, baik berupa pemalsuan tanda tangan, pencatatan waktu masuk, maupun kesalahan dalam rekapitulasi data kehadiran. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan solusi berbasis teknologi yang lebih efektif dan efisien dalam proses absensi mahasiswa. Metode yang digunakan melibatkan teknologi Face Recognition dengan memanfaatkan library Face Recognition dari OpenCV serta algoritma facial landmark dari library dlib. Sistem ini dirancang untuk diimplementasikan pada platform fasilitas laboratorium komputer, di mana proses absensi dilakukan secara otomatis ketika sistem mendeteksi wajah mahasiswa. Diharapkan teknologi ini mampu meningkatkan tingkat akurasi dalam mengenali wajah dan meminimalkan potensi kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi berbasis face recognition dan GPS location ini mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan proses absensi dibandingkan metode konvensional.
Copyrights © 2024