Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak rasio keuangan dan kenaikan taraf hidup terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor konsumsi. Rasio keuangan yang dianalisis meliputi rasio lancar (current ratio), rasio cepat (quick ratio), dan rasio hutang terhadap aset (debt-to-assets ratio), sementara kenaikan taraf hidup diukur melalui pendapatan per kapita. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan indikator ekonomi selama lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio lancar memiliki pengaruh positif signifikan terhadap return on assets (ROA), sedangkan rasio cepat menunjukkan pengaruh negatif signifikan. Rasio hutang terhadap aset tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA. Pendapatan per kapita berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa daya beli masyarakat memperkuat kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan rasio keuangan yang seimbang dan strategi yang adaptif terhadap dinamika sosial-ekonomi.
Copyrights © 2024