Namun, kesenjangan digital masih menjadi hambatan besar bagi UMKM di wilayah pedesaan seperti Desa Cibogo, Lembang. Dengan memberikan akses teknologi yang murah dan efisien, inovasi pendampingan teknologi rendah biaya bertujuan untuk mengatasi perbedaan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana teknologi sederhana dapat membantu transformasi digital usaha kecil dan menengah (UMKM) di daerah Lembang. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif, menggunakan pendekatan deskriptif analitis dan kolaboratif-partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital, efisiensi operasional, dan daya saing UMKM meningkat secara signifikan dengan pendampingan berbasis teknologi rendah biaya. Pendampingan juga mendorong UMKM untuk terlibat secara aktif dalam transformasi digital. Temuan ini memberikan bukti bahwa transformasi digital dapat dicapai dengan teknologi rendah biaya yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM lokal. Namun, penelitian dan kegiatan PKM ini memiliki keterbatasan dalam hal cakupan geografis dan waktu yang dibutuhkan, sehingga diperlukan penelitian dan kegiatan PKM lanjutan dengan partisipan yang lebih beragam dan pemantauan jangka panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan adopsi teknologi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Copyrights © 2024