Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesadaran masyarakat Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, terhadap pemilahan sampah rumah tangga serta menganalisis faktor-faktor penghambat yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui kuesioner kepada 342 kepala keluarga sebagai sampel penelitian yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan persentase masing-masing sebesar 44,12% dan 32,35%. Faktor penghambat utama yang ditemukan adalah kurangnya fasilitas pemilahan sampah (58,82%), keterbatasan waktu (23,53%), dan kurangnya edukasi terkait pengelolaan sampah (17,65%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kesadaran masyarakat sudah cukup baik, masih diperlukan peningkatan infrastruktur pendukung dan kampanye edukasi yang lebih intensif untuk mendorong partisipasi aktif dalam pemilahan sampah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di wilayah perkotaan.
Copyrights © 2025