Balita stunting akan mengalami dampak jangka pendek maupun jangka panjang. . Dampak jangka pendek adalah terganggunya perkembangan otak, penurunan kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh, sedangkan dampak jangka panjang menimbulkan penurunan kemampuan kognitif, penurunan prestasi belajar, penurunan kekebalan tubuh dan berisiko mengalami kegemukan (obesitas), penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, penyakit jantung, pembuluh darah, kanker, stroke, serta penurunan produktivitas saat usia dewasa. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting, salah satunya yaitu faktor pengetahuan ibu. Ibu adalah orang yang sangat bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak balita, karena ibu lebih banyak berinteraksi dengan anak. Pengetahuan ibu faktor yang sangat penting dalam proses pengasuhan anak , agar anak dapat mencapai derajat kesehatan yang maksimal. Tujuan Edukasi ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan wali murid tentang gizi dan stunting pada balita. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2024 di TK ABA 12 Samarinda . Kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi . juga dilakukan pre tes dan post tes berupa pertanyaan tentang gizi balita dan stunting. Hasil tes didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan dari wali murid , dengan nilai pre tes 57,5 dan nilai post tes 92,1 . Kesimpulan kegiatan pengabdian Masyarakat ini ialah bahwa edukasi pada wali murid TK ABA 12 Lempake dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita dan stunting. Diharapkan dengan peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi dapat mencegah stunting pada balita
Copyrights © 2025