Pendidikan politik dan rekrutmen kepemimpinan politik adalah fungsi penting yang harus dilakukan partai politik sebagai salah satu pilar negara demokrasi. Pendidikan politik bertujuan meningkatkan literasi politik masayarakat sehingga dengan penuh kesadaran bisa ambil bagian dalam kegiatan-kegiatan politik, sementara rekrutmen kepempinan politik bertujuan menghadirkan pemimpin-pemimpin berkualitas. Meskipun partai-partai politik cenderung telah memiliki program bahkan unit/badan khusus terkait dengan pendidikan politik, demikian juga pola dan mekanisme rekrutmen kepemimpinan politik di internal partai, fungsi itu belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: apa saja fungsi pendidikan politik yang dilaksnakan oleh partai politik di Indonesia; bagaimana proses rekrutmen kepemimpinan politik di partai politik; dan apa dampak pendidikan politik terhadap kualitas kepemimpinan politik di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif dengan studi dokumenter, ditemukan bahwa melalui berbagai program pendidikan politik, partai-partai politik berusaha untuk mendidik anggotanya mengenai nilai-nilai demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya partisipasi politik. Selain itu, proses rekrutmen kepemimpinan politik menunjukkan bahwa kriteria pemilihan pemimpin partai didasarkan pada integritas, kapasitas, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Namun, tantangan dalam pelaksanaan pendidikan politik dan rekrutmen kepemimpinan politik masih ada, seperti hambatan internal dan pengaruh eksternal yang dapat mengganggu proses ini.
Copyrights © 2025