Kerang Pokea adalah sumber pangan lokal yang populer di daerah pesisir Kapoiala. Namun, konsumsi berlebih dan metode pengolahan yang tidak sehat dapat berkontribusi pada obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara pola konsumsi kerang Pokea dan risiko obesitas. Penelitian kasus-kontrol ini melibatkan 49 partisipan obesitas (kasus) dan 49 partisipan dengan berat badan normal (kontrol). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang menglami obesitas sebanyak 21 orang, konsumsikerang pokea kategori banyak ada 32 orang. Konsumsi kerang Pokea yang berlebih secara signifikan berhubungan dengan obesitas (OR = 3,444; 95% CI: 1,173-10,115). Kesimpulan penelitian bahwa faktor-faktor seperti metode pengolahan dan tingkat aktivitas fisik juga berkontribusi pada peningkatan risiko obesitas. Pola konsumsi kerang Pokea yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas. Edukasi gizi dan praktik pengolahan makanan yang tepat perlu diterapkan di komunitas pesisir.
Copyrights © 2024