Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk mengukur persepsi generasi Z terhadap penggunaan bahasa gaul dalam iklan Pop Mie di platform TikTok dan dampaknya terhadap niat pembelian produk. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yakni generasi Z yang merupakan pengguna aktif media TikTok. Menurut penelitian ini, penggunaan bahasa gaul atau slang pada iklan Pop Mie terbukti efektif menarik perhatian penonton khususnya generasi Z. Bahasa gaul yang digunakan terkesan santai, relevan dan dekat dengan kehidupan generasi Z sehingga menciptakan hubungan yang emosional yang kuat antara produk dan konsumen. Namun, meskipun bahasa gaul berhasil mendapatkan daya tarik, dampaknya terhadap niat membeli generasi Z masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun relevansi gaya komunikasi itu penting, faktor lain seperti kualitas produk, harga, dan kampanye pemasaran secara keseluruhan juga memainkan peran besar dalam keputusan pembelian.
Copyrights © 2025