Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal kronik merupakan suatu gejala klinis yang disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal kronik. Hemodialisis adalah salah satu pengobatan efektif untuk penyakit gagal ginjal kronis. Menjalani masa hemodialisis dapat menimbulkan rasa cemas. Mekanisme Koping pasien dapat dijadikan pedoman untuk mengontrol emosi dan kecemasan akibat hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode Purposive sampling sebanyak 60 responden. Instrument penelitian ini menggunakan 2 kuesioner yaitu mekanisme koping dan tingkat kecemasan. Teknik Analisa menggunakan Uji Kendall Tau. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan keeratan korelasi kuat, nilai p (0,000)<0,05 dan r=-625. Kesimpulan: Penelitian ini bermakna semakin adaptif mekanisme koping maka semakin ringan tingkat kecemasan.
Copyrights © 2025