World Health Organization tahun 2020 menunjukkan bahwa prevalensi ibu hamil yang mengalami gangguan tidur sebanyak 41,8%. Data Riskesdas Tahun 2018 menunjukkan bahwa gangguan tidur pada ibu hamil mencapai angka 64% dari total seluruh ibu hamil di Indonesia. Gangguan tidur disebabkan karena perubahan fisiologis. Gangguan tidur dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan risiko BBLR, bayi lahir premature dan gangguan sistem kekebalan tubuh serta perkembangan janin. Senam hamil dan teknik relaksasi merupakan terapi non farmakologi untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Tujuan: untuk menganalisis perbedaan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah di berikan senam hamil dan teknik relaksasi. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan metode quasy eksperimen dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu hamil trimester III. Analisis data uji normalitas menggunakan kolmogorov-smimov, selanjutnya hasil uji normalitas yang diperoleh lanjutkan dengan uji non parametric t-test dependen. Hasil: Nilai uji Wilcoxon signed Rank dari pre-test dan post-test adalah P 0,000 artinya nilai P <0,05. Kesimpulan: terdapat perbedaan kualitas tidur ibu hamil sebelum dan sesudah di berikan senam hamil dan teknik relaksasi. Saran kepada praktisi kesehatan selain memberikan seman hamil pada kelas ibu hamil juga dapat memberikan Teknik relaksasi agar hasilnya lebih maksimal.
Copyrights © 2025