Mahasiswa sering menghadapi tekanan akademik dan sosial yang berpotensi menimbulkan stres, yang pada beberapa kasus berhubungan dengan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan perilaku merokok pada mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 407 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa di kota Makassar. Hal tersebut dapat dilihat dengan nilai P-value 0.560 (>0.05) yang berarti, tidak signifikan atau tidak memiliki hubungan pada mahasiswa di kota Makassar.
Copyrights © 2025