Penelitian ini mengkaji pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan tata kelola terhadap manajemen laba dengan nilai perusahaan sebagai variabel moderasi. Fokus penelitian ini adalah pada perusahaan-perusahaan perbankan yang beroperasi di Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Singapura selama periode 2018 hingga 2022, dengan menggunakan data yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kausal untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa manajemen puncak memiliki dampak signifikan terhadap praktik manajemen laba, menyoroti pentingnya keputusan strategis yang diambil oleh pimpinan perusahaan. Ukuran perusahaan juga berpengaruh signifikan, di mana perusahaan yang lebih besar cenderung lebih sering terlibat dalam manipulasi laporan keuangan akibat kompleksitas operasional yang lebih tinggi. Sebaliknya, leverage menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan ketergantungan utang tinggi lebih terbatas dalam praktik manajemen laba karena adanya tekanan keuangan. Selain itu, nilai perusahaan berperan sebagai variabel moderasi yang mempengaruhi hubungan antara manajemen puncak, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap manajemen laba, yang bergantung pada kondisi nilai perusahaan yang ada.
Copyrights © 2025