Jajanan siomay merupakan salah satu makanan yang banyak diminati oleh masyarakat dan dijual bebas di pasar tradisional. Bahan makanan mudah tercemar oleh golongan bakteri Coliform adalah bahan makanan tradisional dengan pengolahan sederhana. Jajanan siomay rentan terkontaminasi oleh berbagai bakteri patogen akibat kurangnya penerapan higiene dan sanitasi penjamah makanan. Penelitian ini mengidentifikasi keberadaan bakteri Colifom pada produk industri rumah tangga siomay di Kecamatan Purwokerto Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional laboratorik dengan teknik standar pemeriksaan mikrobiologi makanan dan minuman menggunakan metode kuantitatif yaitu Most Probable Number (MPN) dan Membran Filter. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah purposive random sampling. Variabel yang diamati adalah analisis bakteri Coliform pada siomay, air yang digunakan dalam proses pembuatan siomay dan higiene sanitasi tempat pembuatan siomay dengan melakukan wawancara pengisian kusioner di Kecamatan Purwokerto Selatan. Hasil yang diperoleh menunjukkan 8 dari 12 sampel siomay terkonfirmasi mengalami kontaminasi golongan bakteri Coliform. Pemeriksaan air PDAM yang digunakan dalam pengolahan siomay didapatkan hasil 0/100 mL yaitu memenuhi syarat berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Higiene sanitasi penjamah makanan menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap penjamah makanan pada pedagang siomay di kelurahan Berkoh dan di kelurahan Purwokerto kidul dari rekapitulasi rata-rata memiliki kategori pengetahuan dan sikap baik.
Copyrights © 2025