Perkembangan teknologi telah membawa kehidupan masyarakat memasuki era revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 yang mendorong digitalisasi pada semua lini dalam proses bisnis perbankan, sehingga di masa depan model bisnis perbankan dapat bertransformasi menjadi model bisnis digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Good Corporate Governance (GCG), Return on Asset (ROA), Net Interest Margin (NIM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) secara parsial maupun simultan terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan periode data adalah 5 tahun. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini dengan tahap uji yang dilakukan adalah Uji statistik deskriptif, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, auto korelasi, Regresi Linear Berganda, uji t, uji f, dan uji keofisien determinasi. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling sehingga terpilih 6 bank digital dengan jumlah data adalah 70 dibantu oleh alat olah data pengujian yang digunakan adalah IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel ROA berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada bank digital. Akan tetapi variabel NPL, LDR, GCG, NIM dan CAR tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba pada bank digital. Secara simultan, semua variabel bebas mampu memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan laba pada bank digital.
Copyrights © 2024